Categories
AABI Peduli Informasi Terbaru Motivasi Tips Kesehatan

Setetes Darah, Sejuta Manfaat Untuk Sesama

JAKARTA. AGUS.OR.ID Untuk ke-5 kalinya AABI DAD Jadetabek kembali menggelar kegiatan Bakti Sosial Donor Darah pada hari Minggu, 16 September 2018 bertempat di UDD (Unit Donor Darah) PMI DKI Jakarta, Jl. Kramat Raya No. 47 Jakarta Pusat.

Ketua DAD Jadetabek, Mohamad Agus atau yang lebih akrab disapa GusMuh, mengharapkan peningkatan jumlah peserta dari seluruh jajaran AABI dalam kegiatan yang sudah rutin digelar setiap 3 bulan ini.

Kegiatan Donor Darah  kali ini berthemakan “Silaturahmi sekaligus Beramal” tidak hanya melibatkan Mohamad Agus (Ketua DAD Jadetabek), sejumlah pengurus dan beberapa anggota di lingkungan DAD Jadetabek seperti GusRiyadin, GusMit, GusRos,  GusSety, GusMaryanto, GusSusanto Raes, GusRidwan dan GusKurniawan, tetapi juga perwakilan dari DAP, seperti GusYad yang hadir dan ikut berdonor bersama putrinya serta GusWid beserta istrinya yang walaupun tidak ikut berdonor karena harus menghadiri acara keluarga di Bekasi tapi menyempatkan diri menemui Aguser di PMI.

Selesai melakukan donor darah, para Aguser langsung meluncur ke kediaman Panglima GusJun yang berlokasi di kawasan Koja Jakarta Utara yang merupakan Kantor Sekretariat DAP untuk membahas beberapa hal mengenai  program kerja dan Raker DAD Jadetabek yang harus segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Pertemuan ini selain dihadiri oleh para Aguser yang selesai berdonor, tampak hadir pula Agus Zambronx selaku Pengawas DAD Jadetabek.

Salam Brotherhood in Harmony

Jayalah AABI Kita

Categories
Aktifitas AABI Motivasi

Dari Paris Van Java sampai Pulau Kalimantan

Sedikit perjalanan saya di AABI… sambil nunggu waktu tidur….ZZzzz

Sejak April 2016 saya diperkenalkan ttg AABI oleh bapak Agus Muliawan dan kopdar pertama saya di acara yang di cikapundung alun2 timur dan ketemu dgn agus adzo..( yg skrg sdh ke agus yg lain )
dan berlanjut undangan pada ULTAH bapak agus terate ( nama panggilannya ) di D’bojong resto.. bertemu juga dgn pak agus koboy ( sebutannya ) dan kang gusjam ( yg skrg jdi ketum AABI )…poko’e pollll dehh.. termasuk sang pendiri AABI Agus Mulyadi..salam hormat pada beliau2…..

Disitu lah mulai mengenal byk yg namanya agus …dan AGUS AGUS mendapatkan penghargaan dari ORI ( original rekor indonesia ).. kl ga salah artinya hehehe.
Dr situ “teg hate” merasa nyaman…merasa byk sodara…dan tidak akan merasa ga ada teman kl pas jadwal keluar kota…
Sampe keluar pulau pun ada AGUS… di kalbar ada Aguswoyo dan Agus Kurnadi di kalsel ada Agus Raqel dan yg lainnya juga…
Di kota2 di jawa barat lebih byk lgi yg tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

Seiring berjalannya waktu …( 1 thn lebih ) gabung di AABI..  
Yg asalnya hare2 alias masa bodoh skrg jdi ada perasaan care/ peduli terhadap AABI Meskipun sy jarang aktif trs jarang ikut kopdar dmn pun…tp sy merasa ada di manapun AABI berada ..
Oleh krn care tsb..bilamana ada yg tidak sreg ….mohon maaf sy agak kritis.. terutama di grup wa.. itu demi kebaikan AABI dan silaturahmi kesamaan AGUS AGUS

SALAM AGUS AGUS BERSAUDARA INDONESIA
BROTHERHOOD in HARMONY
FOREVER ‘n NEVER DIE

AGUS RAMDAN

Agus Ramdan berpose di salah satu mobil aguser AABI
Categories
Motivasi

Soliditas dan solidaritas Agus AABI adalah fakta

Agus yang tergabung dalam AABI memiliki jiwa korsa (kebersamaan), persaudaraan dan solidaritas tinggi, memiliki rasa peduli dan tanggung jawab terhadap lingkungan dan sesama.

Soliditas dan solidaritas Agus yang tergabung dalam AABI adalah fakta yang tak terbantahkan, dan inilah wajah AABI. Teruslah berbuat kebaikan saudaraku.

  • Donor darah
  • Tanggap bencana
  • Konsevasi alam
  • Kebersihan lingkungan
  • Kesehatan Masyarakat
  • Beasiswa  (Next, bismillah)

Salam Brotherhood in Harmony (gusnug).

AABI Peduli
Categories
Motivasi Tips Kesehatan

Kepasrahan Pencipta Mars Jayalah AABI Kita

Kepasrahan Pencipta Mars Jayalah AABI Kita

Kang Agus Vega

Saya sudah seharusnya ikhlas dengan takdir ALLAH SWT yang memberi cobaan hidup dengan penyakit kanker nasofaring stadium IV ( T4N2MX)
Maafkan saya apabila ada kesalahan saya dalam berinteraksi silaturahmi pertemanan diantara kita ya!!

Sakit adalah takdir yang tidak ada seorangpun tahu kapan akan datang. Semua orang pernah mengalami sakit, namun seringkali ketika sakit, kita hanya mengandalkan dokter dan pengobatan-pengobatan alternatif sebagai media penyembuhan penyakit kita.

Dengan pergi ke dokter atau pengobatan lainnya, kita berharap penyakit kita akan sembuh. Pastinya boleh kita lakukan sebagai bentuk ikhtiar kita, namun ada satu hal yang tidak boleh kita lupakan, yaitu meminta kesembuhan pada Zat yang menyembuhkan segalanya yaitu Allah SWT.

Allah Menurunkan Penyakit Beserta Obatnya. Penyakit apapun nama dan jenisnya, pasti bisa disembuhkan. Hanya saja, mungkin manusia masih belum menemukan obat penyembuhnya.

Sebab Rasulullah SAW secara tegas telah menyatakan, setiap kali Allah SWT menurunkan penyakit, pasti Dia menyertakan obatnya. Sebagaimana sabda beliau:

“Setiap kali Allah menurunkann penayakit, pasti Dia menurrunkan pula penyembuhnyaa. Yang hanya diketahui oleh orang yang mmengetahuinya, dan diabaikan oleh orang yang tidakk mengetahuinya”.

Sabda Rasululullah SAW diatas bersifat umum yang mencakup segala macam penyakit, termasuk penyakit yang bisa disembuhkan atau penyakit-penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh para dokter karena belum ditemukan obatnya, semisal HIV-AIDS, SARS, dan flu burung.

Padahal, sebenarnya Allah telah menurunkan obat penyembuh untuk penyakit-penyakit tersebut. Melalui RasulNya Allah telah mengajari umat manusia supaya berusaha tanpa putus asa untuk menyembuhkan penyakit yang mereka derita.

Doa Untuk Meminta Kesembuhan Penyakit

ALLAHUMMA RABBANNAASI ADZHIBIL BA’SA WASY FIHU. WA ANTAS SYAAFI, LAA SYIFAA-A ILLA SYIFAAUKA, SYIFAA-AN LAA YUGHAADIRU SAQOMAA

Artinya: “Wahai Allah Tuhan manusia, hilangkanlah rasa sakit ini, sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan yang sejati kecuali kesembuhan yang datang dari-Mu. Yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan komplikasi rasa sakit dan penyakit lain”. (HR Bukhari dan Muslim)

http://niiapanpan.blogspot.co.id/…/…/kanker-nasofaring.html…

Dikutip dari postingan Kang Agus Vega di Group FB Agus Agus Bersaudara Indonesia untuk agus.or.id. Mohon doa saudara semuanya untuk kesembuhan Kang Agus Vega. (GusNug)

 Agus Vega. Pencipta Mars Jayalah AABI Kita


Categories
Aktifitas AABI Motivasi

AABI DAC Gerbangkertosusila Terus Kedepankan Persaudaraan

SURABAYA. AGUS.OR.ID.  AABI DAC Gerbangkertosusila merupakan salah satu DAC di Jawa Timur yang sudah lama eksis dan terkenal dengan militansi anggotanya untuk AABI. Dipimpin oleh Agus Fadlan, atau biasa dipanggil Gus Fad, DAC ini terus berupaya mengedepankan persaudaraan.

Titik temu untuk kopdar sering gunakan lokasi di Taman Bungkul Surabaya, sebuah taman yang asri, indah, dan sudah dikenal banyak masyarakat luas. Ditempat inilah pertama kali DAC Gerbangkertosusila terbentuk, jadi tidak heran tempat ini dinamakan TITIK NOL.

Untuk anda yang bernama AGUS yang tinggal di wilayah Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan silahkan bergabung di DAC ini. Hubungi WA Gus Fad : 081939364046. (gusnug).  


Categories
Aktifitas AABI Motivasi Serba Serbi

Agus Agus Bersaudara, Komunitas Unik yang Mengedepankan Persaudaraan

Agus Agus Bersaudara (AAB) adalah komunitas yang didedikasikan khusus untuk para pemilik nama Agus. Komunitas ini dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan melaui jalinan silaturahmi. Anggota AAB dituntut membentuk jiwa solidaritas tinggi, giat, dan pantang menyerah.

Jakarta – Awal berdirinya Agus Agus Bersaudara (AAB) dimulai ketika Agus Mulyadi, salah satu pendiri AAB, iseng mencari nama Agus di Facebook dan membuat grup Facebook bernama Agus Agus Bersaudara dengan tujuan menjalin tali silahturahmi dan memperluas persaudaraan.

Setelah dua bulan mengumpulkan orang-orang bernama Agus, Gus Mul (sapaan akrab Agus Mulyadi) kemudian melakukan deklarasi bersama beberapa pendiri AAB, yakni Agus Nuryanto, Agus Jamhur dan beberapa Agus lainnya, di Bandung pada 13 Desember 2015.

Berikut petikan wawancara Kabare.co dengan Dewan Agus Pusat (DAP) AAB, yakni Gus Mul (Pendiri AAB), Agus Nuryanto (Sekjen DAP AAB), Agus Jamhur (Ketum DAP AAB), Agus Setiawan (Penasihat DAP AAB) dan beberapa agus lainnya saat menggelar pertemuan santai di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/2).


Pada awal pembentukan grup di Facebook bagaimana antusias Agus-Agus yang ada di FB?

Lumayan antusias ya, awal mula pembentukan ada sekitar 500 anggota yang ikut. Mereka tidak hanya berasal dari pulau Jawa saja, ada yang dari Riau, Kalimantan, Bali dan lainnya. Dari situ justru muncul ide untuk mendirikan cabang di wilayahnya masing-masing. Lalu, dicetuskanlah DAD, yakni Dewan Agus Daerah tingkat Provinsi (pada saat itu). Hingga kini sudah ada 24 DAD yang tersebar di seluruh Indonesia.

Bagaimana caranya Dewan Agus Pusat (DAP) AAB berkoordinasi dengan 24 DAD yang ada di daerah?

Selain menggunakan media sosial, kita juga rutin mengunjungi DAD di daerahnya masing masing. Kemarin kita ke DAD Bali, lalu belum lama juga ke Jember, Malang, Riau, dan lainnya. Selain kunjungan kerja, kegiatan itu juga kita lakukan sebagai silahturahmi.

Ada tidak kejadian-kejadian menarik yang terjadi ketika AAB ini berkumpul?

Yang menarik banyak ya, tapi yang paling berkesan adalah pada saat ‘BOM’ pertama, bukan dalam artian sebenarnya ya. Tapi ‘Brotherhood Offline Meetting’ atau pertemuan Agus seluruh Indonesia di Sekolah Alam Bogor. Pada saat itu juga ada suatu keluarga yang lengkap bernama Agus, Suami, Istri, dan kedua anaknya juga bernama Agus. Keluarga Agus ini juga pernah masuk salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia.

Arti nama Agus memiliki makna apa?

Agus itu sebenarnya memiliki arti nama yang sangat bagus, yang berasal dari kata bagus. Namun banyak juga arti Agus lainnya yang diplesetkan, yang jelas nama Agus itu memiliki arti bagus.

Apakah anggota AAB ada juga yang berasal dari luar Indonesia?

Ada, kita ada Agus yang dari Malaysia, ada juga dari Riyadh, Arab Saudi, dan bahkan dari benua lain seperti Eropa dan Amerika. Masuknya mereka ke dalam AAB ya itu lewat grup Facebook.

Ketika menggelar acara, dari mana AAB mengumpulkan dananya?

Dananya sukarela saja, karena kita kan bukan Ormas, Bukan LSM juga, jadi ya seiklasnya saja. Misalnya kalau ada anggota yang terkena musibah kita kolektif ngumpulin dana seiklasnya. Baru baru ini juga kita turut meringankan sedikit beban bagi korban bencana di Kintamani, Bali, dengan mengumpulkan dana secara sukarela. Bahkan dari sukarela tersebut, kita bisa menyumbangkan dana Rp270 juta untuk korban bencana di Garut beberapa waktu lalu. Pokoknya AAB ini sangat konsen di bidang sosial dan ekonomi.

Kenapa sosial dan ekonomi?

Karena Agus ini dari berbagai kalangan, mulai dari kelas sendal jepit sampai dengan kelas pejabat ada di sini. Alhamdulillah di AAB, beberapa kalangan bawah mampu terangkat oleh keberadaan kalangan atas di sini.

Jadi kalau ada pengusaha bernama Agus, kita sarankan untuk mengangkat karyawan minimal satu Agus di perusahaannya. Dan uniknya, kalau AAB ini sudah berkumpul, tidak ada lagi yang merasa di atas atau di bawah, semua sama dan berbaur atas nama Agus.

Selain kegiatan sosial dan ekonomi, apakah AAB juga bergerak di bidang kebudayaan di Indonesia?

Ya, kita merupakan salah satu perkumpulan yang cukup aktif di bidang seni ya. Kita punya grup pencak silat di Bandung, kita juga punya grup Reog Ponorogo, dan kita juga rutin menggelar kesenian dan kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia.

Ada tidak perbedaan yang dirasakan sebelum dan sesudah bergabung dengan AAB?

Tentunya lebih happy ya, sekaligus memperpanjang umur. Kan manfaat dari silaturahmi selain menambah rezeki, salah satunya juga memperpanjang umur. Bahkan dari perkumpulan ini kita jadi lebih mengenal diri kita sendiri. Karena memang Agus-Agus ini memiliki sifat yang hampir hampir sama. Bahasa gaulnya bercermin pada diri sendirilah. Jadi di sini yang bisa anggota rasakan ya belajar mengetahui mana sisi positif kita dan mana sisi negatif kita, lalu diperbaiki.

Terakhir, Apakah anggota AAB diwajibkan melestarikan nama Agus. Karena nama ini kan unik dan kalau tidak dilestarikan mungkin saja bisa punah?

Ya, itu tertuang dalam salah satu poin di Misi AAB, yakni melestarikan nama Agus pada generasi mendatang. Bahkan kita sedang menyusun sebuah program semacam hadiah atau imbalan berupa beasiswa bagi anak anak bernama Agus.

Suber berita :

Kabare.co

http://kabare.co/welcome/article/agus-agus-bersaudara-komunitas-unik-yang-mengedepankan-persaudaraan
Categories
AABI Peduli Motivasi Tips Kesehatan

Donor Darah, Indahnya Berbagi Terhadap Sesama

JAKARTA. AGUS.OR.ID.  Indahnya berbagi terhadap sesama, tema yang diangkat oleh DAD Jadetabek saat menggelar kegiatan donor darah pada hari Kamis, 21 September 2017 bertempat di Unit Transfusi PMI (UTD PMI) DKI Jakarta, Jl Kramat Raya No.47 Jakarta Pusat. Kegiatan ini dirasa istimewa karena digelar beberapa hari setelah perayaan HUT PMI Ke-72, tepatnya tanggal 17 September 2017 lalu.

Kegiatan ini melibatkan Plt. Ketua DAD Jadetabek, Agus Triharsono atau yang lebih akrab di panggil Gus Tri beserta pengurus dan beberapa anggota di lingkungan DAD Jabotabek. Rasa antusias peserta terlihat melalui ekspresinya masing-masing, walaupun ada beberapa peserta yang terlihat agak tegang karena baru pertama kali berdonor.

Plt. Ketua DAD Jabotabek mengagendakan kegiatan sosial donor darah ini menjadi kegiatan rutin, yaitu akan digelar setiap 3 bulan dan diharapkan seluruh jajaran AABI dapat berpartisipasi dalam kegiatan positif ini.

Salam Brotherhood In Harmony

Kontributor : Agustini Rostiani (GusRos)

Plt. Ketua DAD Jadetabek, Agus Triharsono bersama Agus Jadetabek di Unit Transfusi PMI (UTD PMI) DKI Jakarta


Categories
Aktifitas AABI Motivasi Serba Serbi

AABI Terus Ramaikan Car Free Day

MADIUN. AGUS.OR.ID.  Car Free Day (CFD) pada awalnya adalah sebuah kegiatan kampanye untuk mengurangi tingkat pencemaran udara di kota-kota besar di seluruh dunia yang disebabkan oleh kenderaaan bermotor.  Mengutip situswww.carfreedayindonesia.org bermula pada tanggal 25 November 1956, Belanda melaksanakan Car Free Day setiap hari Minggu, kemudian Francis pada tahun tahun 1995 melaksanakan pesta prjalan untuk merayakan acara tersebut. Inilah perjalanan panjang sejarah kegiatan Car Free Day , yang pada akhirnya kegiatan ini diperingati setiap tanggal 22 September di seluruh dunia.

Kegiatan Car Free Day pertama kali dilaksanakan di Indonesia tahun 2001 di Jl Imam Bonjol yang saat itu dilakukan penutupan jalan setelah beraudiensi dengan pihak kepolisian dan diputuskan oleh Irjen Pol Djoko Susilo untuk melakukan penutupan jalur sudirman – Thamrin dan pada saat hari bumi dan dilanjutkan tanggal 22 September 2002 yang berlangsung dengan sukses, dimana pada saat itu KPBB dan para aktifis lingkungan hidup bersama masyarakat mengkampanyekan penghapusan penggunaan bensin bertimbel.

Saat ini kegiatan CFD tidak saja diadopsi dan dilaksanakan di kota-kota besar saja, namun sudah hampir merata diseluruh kota pelosok tanah air. Fungsinya pun bukan lagi sekedar mengurangi tingkat pencemaran udara, namun lebih luas lagi, yaitu berolahraga bersama, rekreasi, pentas seni dan budaya, sarana promosi, dan bahkan tidak segan-segan gelar lapak untuk memasarkan berbagai produk barang dan jasa. Tidak heran apabila sebagian warga masyarakat telah mengalokasilan waktunya bersama keluarga untuk bisa menikmati suasana CFD di daerah masing-masing.

Agus Agus Bersaudara Indonesia (AABI) sebuah organisasi komunitas dan/atauperkumpulan sosial kemasyarakatan yang mengedepankan rasa persaudaraan yang kuat, tidak mau ketinggalan ikut meramaikan CFD diberbagai kota. Aguser di kota Jakarta, Bandung, Surabaya, Madiun, Semarang dan kota-kota lainnya di Indonesia begitu antusias mempromosikan AABI di arena CFD. Berbagi kegiatan positif dan bermanfaat digelar, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, jalan sehat bersama, peduli lingkungan, dan lain sebagainya.

Melihat fenomena itulah, bidang organisasi, pendidikan, pelatihan dan pengembangan Dewan Agus Pusat (DAP) dalam salah satu program kerjanya untuk memperbanyak perekrutan Agus dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan, baik DAP, DAD dan DAC seperrti dalam kegiatan Car Free Day di daerah-daerah.

Program ini mendapat sambutan hangat dan terus dilaksanakan secara rutin diberbagai daerah di Indoneisa. Jayalah selalu AABI. (gusnug)

Pengurus AABI terus ramaikan dan sosialisaikan organisasi di arena Car Free Day
Categories
Karya AGUS Motivasi Serba Serbi Usaha Agus

Novel : REPIHAN TERAKHIR

Nama lengkapnya Agustina Dewi Susanti a.k.a Gus Dew. Profesi utamanya ibu rumah tangga dengan dua putri. Namun untuk mengaplikasikan ilmunya, Gus Dew mengajar di SMK Negeri 2, SMK Negeri 3, dan SMP Tamansiswa. Ketiga sekolah ini berada di wilayah kota Batu. Gus Dew memiliki hobi membaca apa saja dengan beraneka genre, tapi bacaan favoritnya adalah novel.

Dari hobi membaca ini, ia jadi hobi menulis. Kegemaran menulis telah mengantarnya menikmati penerbangan dan liburan pertama ke Jakarta secara gratis. Finalis Simposium GTK 2016 dan Finalis Lomba Penulisan Naskah Buku Dikmen Kemendikbud 2017 ini masih terus bereksplorasi dan berkarya. 

Karya terbarunya adalah novel berjudul ‘Repihan Terakhir’. Novel ini berkisah tentang hidup, perjuangan hidup, dan cinta. Novel ini juga memberikan gambaran kepada pembacanya bagaimana seorang penulis bekerja, bagaimana kehidupan seorang guru honorer, dan bagaimana memperjuangkan cinta tanpa harus mengorbankan idealisme dan keyakinan.

Mengapa? Karena kadang cinta tak bisa hanya menunggu. Ingin berdiskusi tentang kepenulisan atau ingin menerbitkan buku, bisa kontak Gus Dew melalui : Email: agustinadewisusanti@gmail.comWA: 081805169505Ig: @agustinadewisusantiFB: https://m.facebook.com/agustina.dewi.583

Agustina Dewi Susanti, Gus Dew, Srikandi AABI DAC Malang Raya pengarang novel Repihan Terakhir


Categories
AABI Peduli Aktifitas AABI Motivasi

Kemarau Panjang, AABI Berbagi Air Bersih

SRAGEN. AGUS.OR.ID.  Kemarau panjang menimbulkan dampak kurangnya pasokan air bersih di berbagai daerah di tanah air, tidak terkecuali di daerah kabupaten Sragen, Jawa Tengah.   Agus yang tergabung dalam AABI memiliki jiwa korsa, persaudaraan dan solidaritas tinggi, memiliki rasa peduli dan tanggung jawab terhadap lingkungan dan sesama kembali terpanggil dengan mengirimkan bantuan air bersih. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 3 September 2018 oleh Dewan Agus Cabang (DAC) Sragen Jawa Tengah. 

Agus Supardoto atau biasa di panggil pak dhe Doto, Ketua DAC Sragen mengatakan bahwa penyaluran air bersih pada  tanggal 3 September 2108 di desa Poleng, kecamatan Gesi, Kab Sragen ini adalah kegiatan yang ketiga selama musim kemarau ini. Sasaran kegiatan adalah masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih dari dampak kemarau panjang. Tim perwakilan DAC Sragen antara lain Agus Supardoto (Pakdhe Doto), Agus Bandreas, Agus Sajiwo, Agus Prawoto, Agus Eko, dan Agus Sunardi, sudah tiga kali mengirimkan langsung bantuan air bersih dengan mobil tangki berkapasitas masing-masing 7000 liter air.

Sumber dana dari spontanitas anggota Agus-Agus AABI DAC Sragen. Bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata kepedulian AABI DAC Sragen kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga AABI tidak hanya membantu anggotanya saja, tapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas. Demikian disampaikan pak dhe Doto untuk agus.or.id.(gusnug) Kontributor : Agus Supardoto Salam Brotherhood In HarmonyJayalah AABI kita

Agus DAC Sragen sedang membagikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan